DHAKON(YOGYAKARTA)

 DHAKON


Dhakon di Yogyakarta adalah permainan tradisional yang populer dengan sebutan lain seperti dakon atau congklak, yang kini dilestarikan melalui berbagai cara seperti di perpustakaan umum, acara festival, dan bahkan sebagai objek seni. Permainan ini dimainkan oleh dua orang menggunakan papan dengan lubang-lubang dan biji-bijian kecil, dan dikenal tidak hanya karena nilai hiburannya tetapi juga karena dapat melatih ketelitian, kesabaran, kejujuran, dan berhitung. 
Apa itu Dhakon?
  • Nama lain: Permainan ini dikenal sebagai dakoncongklak, atau dhakonan di Jawa.
  • Peralatan: Menggunakan papan berbentuk sampan dengan 16 lubang (14 kecil dan 2 besar) dan biji-bijian kecil yang disebut kecik.
  • Tujuan: Mengisi lubang kecil dengan kecik dan memindahkannya untuk mendapatkan jumlah terbanyak di lubang besar pada akhir permainan. 
Pelestarian di Yogyakarta
  • Perpustakaan: Perpustakaan seperti Perpustakaan MAYOGA di MAN 3 Sleman menyajikan dakon sebagai salah satu fasilitas untuk melestarikan nilai-nilai permainan ini.
  • Festival: Pemerintah Kabupaten Bantul pernah mengadakan festival dakon untuk melestarikan permainan tradisional.
  • Seni: Permainan ini juga menjadi inspirasi untuk karya seni keramik, dengan kajian yang meliputi nilai historis dan deskriptifnya. 
Manfaat dan nilai-nilai
  • Edukatif: Melatih ketekunan, kesabaran, kejujuran, dan kemampuan berhitung.
  • Sosial: Mengajarkan nilai sportif, demokrasi, dan persahabatan.
  • Psikologis: Mengasah ketelitian dan kefokusan. 

Posting Komentar

0 Komentar