TELUK BELANGA(SUMATERA SELATAN)

 TELUK BELANGA


Teluk Belanga adalah pakaian adat pria Melayu yang terdiri dari atasan baju, celana panjang, dan kain samping. Ciri khasnya adalah model leher bulat tanpa kerah, namun ada juga yang dilengkapi kancing di bagian leher dan dada. Pakaian ini memiliki makna simbolis seperti keesaan Tuhan (melalui jumlah kancing) dan nilai-nilai gotong royong (melalui jahitan pesak kekek). 
Ciri-ciri Teluk Belanga
  • Baju: Atasan longgar dan panjang yang biasanya mencapai punggung.
  • Leher: Tidak berkera melainkan berbentuk bulat. Leher baju dijahit dengan jahit tikam tulang belut dan memiliki satu kancing di bagian atas dekat leher.
  • Kancing: Memiliki 5 kancing di bagian depan yang melambangkan rukun Islam.
  • Kantong: Memiliki dua kantong di bagian perut (satu di kiri, satu di kanan) dan satu kantong di bagian atas.
  • Lengan: Panjang dan lebar.
  • Pesak Kekek: Jahitan di bawah ketiak yang membuat baju lebih longgar, nyaman, dan memungkinkan pemakainya bergerak lebih bebas. 
Makna simbolis
  • Kancing: Melambangkan keesaan yang Maha Kuasa.
  • Jahit Tikam Tulang Belut: Melambangkan saling mengisi dan tolong-menolong antar sesama, serta menjaga rahasia.
  • Pesak Kekek: Melambangkan kemampuan menyembunyikan kekayaan atau status, serta menjaga keluarga dan derajat. 
Penggunaan

  • Pakaian adat ini umum digunakan di acara-acara adat istiadat dan hari-hari besar Islam.
  • Kenyamanannya membuat Teluk Belanga juga sering dipakai untuk kegiatan sehari-hari, terutama oleh kaum pria.
  • Pakaian ini juga dapat dikombinasikan dengan penutup kepala seperti songkok atau ikat kepala untuk memberikan kesan lebih sopan dan gagah. 

Posting Komentar

0 Komentar